RSS

Pembiayaan Usaha Franchise Perbankan Syariah

21 Jun

Forum bisnis syariah yang diadakan di Ruang Rekreasi Gedung Thamrin Bank Indonesia pada Kamis 9 Juni 2011 mengangkat tema Penjajakan Kerjasama (Business Matching) Pembiayaan Usaha antara Pelaku Usaha Franchise dengan iB Perbankan Syariah. Hadir diantaranya Bank Syariah Mandiri, BNI syariah, BRI Syariah, Bank Muamalat dan Bank Danamon Syariah yang memaparkan produk-produk pembiayaan yang ditujukan pada usaha franchise.

Bank Syariah Mandiri

Potensi kerjasama pembiayaan dapat diberikan baik kepada Franchisor maupun franchisee dengan skema pembiayaan mikro. Untuk usaha franchise, BSM memberikan layanan khusus dengan persyaratan yang khusus ditujukan pada bisnis franchise yang tentunya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah.

BNI Syariah

Untuk mendukung pertumbuhan usaha franchise, BNI Syariah menawarkan dua produk yaitu :

(1)    iB Hasanah Card, yaitu kartu kredit untuk membiayai usaha franchise dengan pembiayaan < Rp 50 juta.  Pada produk ini ada ujrah 10% untuk cicilan 12 bulan dan ujrah 6% untuk cicilan 6 bulan.

(2)    Wirausaha iB Hasanah Card, untuk pembiayaan > Rp 50 juta hingga Rp 1 M. Marjin yang diberikan kompetitif, jangka waktu sampai dengan 5 tahun atau untuk kasus-kasus tertentu dapat diberlakukan jangka waktu khusus sesuai akad, tidak diperlukan perjalanan usaha dan laporan keuangan dan bisa berlaku untuk karyawan aktif yang memiliki penghasilan tetap, memiliki surat rekomendasi dari franchisor.

BRI Syariah

Produk KUR (kredit usaha rakyat) menjadi dasar pendekatan untuk memformulasikan pembiayaan untuk usaha franchise, sehingga kedepannya nasabah tidak mendapatkan uang sebagai pembiayaan tetapi langsung paket usaha yang siap dijalankan.

Produk pembiayaan yang ditawarkan saat ini adalah :

Mikro 25, untuk pembiayaan Rp 5 juta s.d. Rp 25 juta  tanpa anggunan

Mikro 75, untuk pembiayaan hingga 200 juta dengan anggunan alternative

Mikro 500, untuk pembiayaan dengan anggunan

Bank Muamalat Indonesia

Target market untuk produk pembiayaan usaha franchise adalah Franshisor dan Franchisee. Untuk franchisor produk pembiayaan yang dapat digunakan adalah pembiayaan modal kerja, pembiayaan usaha, pembelian property atau barang usaha. Akad yang digunakan adalah akad bagi hasil/kemitraan dan akad jual beli.

Sedangkan untuk franchisee antara lain pembiayaan modal usaha dan sewa/beli tempat usaha dengan akad bagi hasil/kemitraan atau jual beli.

Bank Muamalat Indonesia secara terbuka menerima diskusi lebih lanjut bagi pengusaha franchise yang menginginkan suatu formulasi khusus untuk pembiayaan yang tentunya tidak menyalahi peraturan atau prinsip-prinsip dalam perbankan syariah.

Bank Danamon Syariah

Meski saat ini cabang Bank Danamon Syariah baru 11 cabang diseluruh Indonesia, tetapi nasabah atau calon nasabah dapat melakukan transaksi syariah di Bank-Bank Danamon konvensional melalui office chanelling. Untuk produk pembiayaan usaha franchise digunakan akad bagi hasil dan juga jual beli, skema produk pembiayaan dapat pula mengakomodasi pembiayaan seluruh modal usaha.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: